45 Perusahaan Antre Mau Mejeng di Bursa, Total Dana yang Diincar Rp 49,5 T

ADVERTISEMENT

45 Perusahaan Antre Mau Mejeng di Bursa, Total Dana yang Diincar Rp 49,5 T

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 20 Jan 2023 11:13 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Sebanyak 45 perusahaan antre untuk mencatatkan sahamnya atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari aksi korporasi tersebut, dana yang dihimpun diperkirakan mencapai Rp 49,5 triliun.

"Sampai dengan 19 Januari 2023, terdapat 45 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI dengan perkiraan dana yang dihimpun sebesar Rp 49,5 triliun," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Jumat (20/1/2023).

Adapun rincian perusahaan yang mau IPO yakni, 5 perusahaan dari sektor basic materials, 8 consumer cyclicals, 1 consumer non-cyclicals, 3 energi, 2 finansial, dan 4 kesehatan.

Selanjutnya, 2 industri, 3 infrastruktur, 3 properti & real estate, 8 teknologi, dan 6 transportasi & logistik. "Perusahaan pada sektor consumer cyclicals, dan technology paling banyak pada pipeline pencatatan saham, sedangkan sisanya tersebar pada sektor lainnya," katanya.

Nyoman mengatakan, beberapa calon emiten yang mengincar dana di atas Rp 1 triliun.

"Beberapa di antara perusahaan yang berada pada pipeline pencatatan saham, ada yang menargetkan emisi lebih dari Rp 1 triliun yaitu 2 perusahaan pada sektor energy, 1 perusahaan pada sektor financial, dan 1 perusahaan pada sektor basic materials," jelasnya.

Sebagai tambahan, saat ini sudah ada 11 perusahaan yang ada di sistem e-IPO, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Tbk (BSMT), PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT), PT Haloni Jane Tbk (HALO), PT Hillcon Tbk (HILL), PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX), PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ), PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK), PT Vastland Indonesia Tbk (VAST), dan PT Penta Valent Tbk (PEVE).

"Sampai dengan tanggal 19 Januari 2023, perusahaan yang telah mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia berjumlah 8 perusahaan," lanjutnya.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT