Penjualan Anak Usaha Batal
Dividen Interim Bumi Kandas
Jumat, 25 Agu 2006 14:35 WIB
Jakarta - Rencana pembagian dividen interim PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ikut kandas menyusul gagalnya rencana divestasi anak usaha perseroan kepada PT Borneo Lumbung Energi.Sebelumnya dalam RUPSLB Juni lalu, perseroan memutuskan membagikan dividen interim sebesar Rp 190 per saham, atas hasil divestasi tersebut."Otomatis dividen interim gagal," kata Sekretris Perusahaan Bumi Geroad Yusuf ketika dihubungi melalui telepon, Jumat (25/8/2006).Semula realisasi pembayaran dividen interim akan dilakukan setelah transaksi dari PT Borneo senilai US$ 3,25 miliar rampung.PT Borneo pada 17 April 2006 membeli anak usaha Bumi yaitu 95 persen saham Kaltim Prima Coal (KPC), 99,99 persen saham PT Arutmin, 99,99 persen saham PT Indocoal Kalsel Resources, 99,99 persen saham PT Indocoal Kaltim Resources, dan 100 saham saham Indocoal Resources (Cayman) Limited.Namun tanpa alasan yang jelas manajemen BUMI menyatakan pembatalan penjualan anak usaha karena ada negosiasi yang tidak ketemu dengan pihak Borneo. Sementara untuk rencana pengembangan usaha BUMI ke batubara cair (coal to liquid/CTL) juga akan ditunda. Saat ini perseroan akan kembali fokus ke bisnis yang lama yaitu batubara."Asetnya kan masih ada di kita, jadi fokusnya sekarang ke pengembangan bisnis batubara yang CTL ditunda," katanya.Saat ini perseroan sedang membahas rencana BUMI kedepan pascagagalnya divestasi. Hal-hal yang dibahas meliputi rencana merger, dividen interim, buy back dan pengembangan usaha.Geroad menjanjikan perseroan akan menjelaskan masalah-masalah tersebut pada Senin mendatang.
(ir/)











































