IHSG Kehilangan 'Petunjuk Baru'
Selasa, 29 Agu 2006 09:26 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak flat dengan kecenderungan melemah. Pelaku pasar memilih konsolidasi di tengah minimnya berita baru di pasar.Pada perdagangan Selasa (29/8/2006), IHSG diprediksi hanya akan bergerak tipis. Saham-saham kelompok usaha Bakrie diprediksi akan kembali mengalami tekanan pasca batalnya divestasi anak usaha PT Bumi Resources Tbk.Adem ayemnya pergerakan rupiah juga membawa ketenangan bagi pasar saham. Pelaku pasar masih akan menantikan pengumuman angka inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat, 1 September mendatang.Sementara pada akhir perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik tipis 1,074 poin (0,08 persen) pada level 1.418,004.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.BNI SecuritiesPelemahan nilai tukar rupiah diperkirakan dapat menjadi kendala bagi penguatan indeks Jakarta. Namun antisipasi data inflasi bulan Agustus yang diperkirakan melambat diharapkan mampu mendongkrak pergerakan indeks. Diperkirakan indeks bergerak dalam kisaran 1.412 - 1.427. Bhakti SecuritiesKenaikan tipis indeks 0,08 persen pada perdagangan kemarin mengindikasikan pasar masih konsolidasi menunggu keluarnya angka inflasi pada akhir pekan ini. Indeks akan bergerak dalam kisaran 1.400 - 1.430 dengan dominasi pergerakan dipengaruhi oleh sentimen individual saham. Kami rekomendasi beli untuk saham-saham INTP dan PTBA.
(qom/)











































