Terseret Bursa Global, IHSG Surut 2 Poin

Terseret Bursa Global, IHSG Surut 2 Poin

- detikFinance
Kamis, 07 Sep 2006 16:22 WIB
Jakarta - Sentimen positif penurunan BI rate tidak mampu menghalau sentimen negatif merahnya bursa global, yang menyeret indeks ikut melemah.Pada penutupan perdagangan Kamis (7/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,097 poin (0,14%) pada level 1.470,466.Aksi jual terbatas saham blue chip menekan indeks kembali ke teritori negatif.Investor internasional mengkhawatirkan suku bunga the Fed akan naik lagi dalam pertemuan Gubernur Sentral AS (FOMC) 20 September mendatang dari level saat ini sebesar 5,25 persen.Kekhawatiran tersebut muncul setelah keluarnya The Fed mengenai tekanan inflasi AS yang belum berkurang. Selain itu sejumlah industri seperti otomotif dan properti juga mengalami penurunan.Investor di BEJ juga mulai menghitung ulang portofolionya jika The Fed menaikkan suku bunga karena bisa mengganggu kebijakan penurunan suku bunga BI.Indeks LQ-45 turun 1,135 poin (0,35%) pada level 326,070 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,969 poin (0,38%) pada level 257,025.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 18.340 kali, dengan volume 1,569 miliar unit saham, senilai Rp 1,375 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 77 saham naik, 49 saham turun dan 76 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.000, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 4.450, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 40 menjadi Rp 900, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 25 menjadi Rp 2.025 dan Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 5 menjadi Rp 150.Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 13.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 12.000 dan Indosat (ISAT) naik Rp 50 menjadi Rp 4.625. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads