Pasar Saham Belum Bertenaga
Jumat, 08 Sep 2006 09:45 WIB
Jakarta -
Pelemahan bursa Asia yang mengikuti wall street kembali menjadi awan hitam di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ).Pada perdagangan saham pukul 09:36 JATS, Jumat (8/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 6,637 poin (0,45%) pada level 1.463,829.Pasar saham masih mengalami bearish sehingga sentimen positif dari dalam negeri sulit untuk melawannya.Kekhatiran The Fed akan menaikkan suku bunga pada 20 September mendatang cukup merisaukan pelaku pasar dalam negeri.Pada penutupan perdagangan Kamis kemarin (7/9/2006), IHSG turun 2,097 poin (0,142%) ke level 1.470,466, karena terseret merahnya bursa regional.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesMendominasinya perdagangan saham-saham lapis kedua menjadikan pergerakan indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan kembali berada dalam range terbatas. Indeks dalam posisi sideways dengan kisaran pergerakan 1.455 - 1.480 dengan sentimen perdagangan dipengaruhi oleh bursa regional. Kami merekomendasi beli untuk saham-saham GGRM, SIIP dan ADMG.BNI SecuritiesKontradiksi antara kekhawatiran pelaku pasar terhadap kenaikan suku bungathe Fed serta penurunan suku bunga dalam negeri menjadikan pergerakan pasarsaham bersifat variatif. Kondisi ini diperkirakan masih berlanjut dengan projectory band IHSG ada pada level 1.486 - 1.458.
(ir/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
