BI: Pelemahan Rupiah Tak Perlu Dikhawatirkan

BI: Pelemahan Rupiah Tak Perlu Dikhawatirkan

- detikFinance
Selasa, 26 Sep 2006 13:50 WIB
Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah yang kini berada di atas level 9.200 per dolar AS tak perlu dikhawatirkan. Toh pelemahan rupiah itu bersamaan dengan melemahnya mata uang regional lainnya.Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom usai rapat tertutup di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9/2006)."Saya melihat tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap nilai tukar. Itu masih tetap baik. Kalau melemahnya adalah regional sifatnya, kita lihat semua juga ikut melemah. Jadi kami tidak terlalu khawatir," ujar Miranda.Menurut Miranda, sejumlah mata uang regional juga tengah melakukan penyesuaian setelah penguatan yang terus-menerus terjadi. "Proses penguatan nilai tukar kita kan sudah lama terjadi. Lalu dalam perjalanannya sedikit demi sedikit lemah, ya itu tidak apa-apa," katanya.Hingga saat ini, lanjut Miranda, BI juga belum melihat adanya pelarian modal alias capital outflow. "Malahan capital inflow masih terjadi," cetusnya.Menurut Miranda, sejumlah sentimen positif masih menaungi Indonesia. "Seperti ranking agensi di Singapura bahkan memilih Indonesia sebagai salah satu negara yang tahan terhadap berapapun harga minyak dunia," tambahnya. (qom/sss)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads