Nuklir Korut Hantam Pasar Finansial Regional
Senin, 09 Okt 2006 11:54 WIB
Jakarta - Suksesnya percobaan nuklir Korea Utara (Korut) menghancurkan pasar finansial regional. Untungnya, pasar finansial Tokyo sedang libur, sehingga kehancuran di pasar finansial sedikit tertahan.Di Singapura, pada perdagangan Senin (9/10/2006), dolar menguat tajam atas yen Jepang dan mata uang regional lainnya. Pada akhir sesi pagi, dolar diperdagangkan di level 119,10 yen, dari posisi 118,98 yen pada akhir pekan lalu.Mata uang Korsel, Won juga anjlok hingga level 960 yakni sekitar 949. Sementara bursa saham Seoul anjlok hingga 2,75 persen.Sementara nilai tukar rupiah siang ini juga melemah tipis ke level 9.220 per dolar AS. Dan hampir semua mata uang regional melemah atas dolar AS."Jika Anda melihat lebih serius perkembangan di Korea, maka menurut saya dolar bisa menguat lebih lanjut atas yen dan di atas 119,12," ujar Thomas Lam, ekonom dari UOB Group seperti dikutip dari AFP.Ia memperkirakan, jika kondisi di Korea Utara terus berlarut-larut, maka mata uang regional bisa semakin merosot. "Dan yang paling mendapat risiko kemungkinan dolar-yen," tambah Lam.Pasar saham pun juga ikut melorot. IHSG pada siang ini melemah 8,867 poin (0,57%) ke level 1.540,762. Sementara bursa saham Thailand turun 4,4 poin (0,63%) ke level 690,20.Korut akhirnya melakukan uji coba nuklir pertamanya. Uji coba yang merupakan peristiwa bersejarah ini berhasil dilakukan dengan aman.
(qom/sss)











































