AEI Pesimistis Terhadap Target Emiten BEJ
Selasa, 07 Nov 2006 14:29 WIB
Jakarta - Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menetapkan target emiten baru yang melantai di bursa lebih rendah ketimbang Bursa Efek Jakarta (BEJ).Untuk tahun ini, AEI memperkirakan hanya 12 emiten yang melenggang di bursa. Jumlah ini lebih rendah dibanding target revisi BEJ sebesar 15 emiten."Yang 3 sisanya mungkin di-carry over tahun depan," kata Ketua Umum AEI, Airlangga Hartarto.Hal itu disampaikan Airlangga, di sela acara halal bihalal Bapepam, SRO (BEJ, BES, KPEI dan KSEI), dan emiten di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (7/11/2006).Sementara untuk tahun 2007, AEI juga menargetkan jumlah emiten baru yang lebih rendah dibandingkan BEJ. AEI memproyeksikan 15-20 emiten baru, sedangkan BEJ sebanyak 25 emiten baru.Menurut Airlangga, selain kondisi ekonomi yang membaik, faktor yang mendorong perusahaan masuk bursa tahun depan adalah masuknya perusahaan-perusahaan BUMN ke BEJ.Emiten yang sudah tercatat di BEJ sepanjang tahun 2006 adalah, PT Bakrie Telecom (BTEL), PT Malindo Feedmill (MAIN), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), Bank Bumi Artha (BNBA), Bank Bukopin (BBKP).PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS), PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA), dan PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB).Sementara tiga emiten lagi yang sedang mempersiapkan diri masuk bursa tahun ini adalah, PT Mobile-8 Telecom, PT Bank Himpunan Saudara 1906 dan PT Central Proteinaprima.
(ir/sss)











































