Adhi Karya Incar 10-12 Proyek Luar Negeri
Kamis, 09 Nov 2006 08:56 WIB
Jakarta - Perusahaan konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) tengah mengincar 10-12 proyek di luar negeri. Diantara proyek luar negeri tersebut adalah proyek infrastruktur di Dubai, Libya dan Abu Dhabi dengan total nilai proyek sekitar Rp 1,2 triliun."Tahun depan kita targetkan 10 proyek di luar negeri," kata Direktur Utama Adhi Karya, Saiful Imam, dalam publik ekspose, Rabu (8/11/2006).Saat ini perseroan tengah mengerjakan proyek DOHA City Center Expansion Phase-III Rotana & Shangri La Tower di Qatar. Proyek senilai US$ 46 juta dibangun selama 24 bulan. Di India perseroan juga tengah mengerjakan proyek Double of Railway Line Project dengan nilai sekitar Rp 610 miliar. Selain itu, optimisme perseroan terhadap proyeksi tahun depan terjadi seiring dengan dimulainya proyek-proyek pembangunan dari pemerintah pada awal tahun depan.Untuk 2007 mendatang perseroan memperhitungkan pendapatan usaha tumbuhsebesar 45,7 persen menjadi Rp 6,040 triliun. Dengan demikian laba bersih perseroan tahun depan diperkirakan meningkat sebesar 64,7 persen menjadi Rp 150,1 miliar. Laba usaha perseroan tahun depan diperkirakan mencapai Rp 368 miliar atau naik sekitar 41,6 persen dibanding tahun ini sekitar Rp 260 miliar.Dalam kesempatan yang sama, Saiful mengatakan, proyek Jakarta Monoraildiproyeksikan akan memberikan kontribusi sebesar 20 persen dari keseluruhan pendapatan PT Adhi Karya Tbk tahun depan. Nilai proyek yang menjadi bagian Adhi Karya mencapai US$ 224 juta untuk pembangunan infrastruktur proyek JM tersebut."Tahun depan diperkirakan proyek Jakarta Monorel sudah memberikan kontribusi sebesar 20 persen dari keseluruhan pendapatan perseroan," katanya.Pencairan pendanaan proyek monorel ini akan dilakukan bulan depan sebesar US$ 60 juta. Dari jumlah tersebut US$ 30 juta akan digunakan Adhi Karya dan sisanya masuk ke PT JM. Proyek monorel sendiri direncanakan berjalan dalam periode 2006 hingga 2008. Jalur hijau (green line) direncanakan selesai Oktober 2007 sedangkan jalur biru rencananya selesai pada Oktober 2008.
(ard/ir)











































