Aksi Beli Selektif Dorong IHSG ke Puncak
Jumat, 10 Nov 2006 16:32 WIB
Jakarta - Pasar saham belum kehilangan semangat untuk berburu saham unggulan. Aksi beli selektif kembali membawa indeks mencapai puncak tertingginya.Pada penutupan perdagangan Jumat (10/11/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,573 poin (0,28%) menuju rekor baru di posisi 1.664,837.Faktor dalam negeri terutama membaiknya kondisi makro ekonomi seperti suku bunga dan inflasi, masih menjadi sentimen positif. Meski demikian sebagian investor sudah mulai memberikan tanda-tanda menjual sahamnya karena indeks dinilai sudah terlalu tinggi.Indeks LQ-45 naik 1,057 poin (0,29%) pada level 365,976 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,695 poin (0,6%) pada level 285,864.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 19.521 kali, dengan volume 1,320 miliar unit saham, senilai Rp 1,764 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 51 saham naik, 54 saham turun dan 86 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 200 menjadi Rp 9.400, Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 5.550, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 11.900, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 5.050 dan Bank Bukopin (BBKP) naik Rp 30 menjadi Rp 640.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 350 menjadi Rp 14.500, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 5.300 dan Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 20 menjadi Rp 1.870.
(ir/ir)











































