Investor Waspadai Teror Bom, IHSG Tumbang 25 Poin

Investor Waspadai Teror Bom, IHSG Tumbang 25 Poin

- detikFinance
Senin, 13 Nov 2006 16:31 WIB
Jakarta - Pasar saham diselimuti aksi profit taking besar-besaran yang melanda saham-saham unggulan dan membuat indeks saham tumbang dari posisi tingginya. Pada penutupan perdagangan Senin (13/11/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun 25,567 poin (1,54%) pada level 1.639,270.Investor menggunakan momen teror bom di Restoran A&W Kramatjati Indah Plaza, untuk melakukan pelepasan saham-saham. Namun secara teknikal indeks memang dinilai sudah terlalu tinggi sehingga diperlukan konsolidasi terlebih dahulu.Meski dampak teror bom kali ini tidak besar, namun investor mulai mewaspadai munculnya teror bom yang selalu ramai menjelang akhir tahun.Indeks LQ-45 turun 6,730 poin (1,84%) pada level 359,248 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,282 poin (1,5%) pada level 281,582.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 15.662 kali, dengan volume 1,352 miliar unit saham, senilai Rp 1,479 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 21 saham naik, 94 saham turun dan 78 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 14.200, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 250 menjadi Rp 4.800, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 9.200, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.650, dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 11.800. Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 20 menjadi Rp 790, Total Bangun Persada (TOTL) naik Rp 20 menjadi Rp 540 dan Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 10 menjadi Rp 1.250. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads