Obligasi Subdebt Bank Permata Pakai Call Options
Selasa, 14 Nov 2006 14:40 WIB
Jakarta - Obligasi subordinasi (subdebt) PT Bank Permata Tbk senilai Rp 500 miliar memberikan tingkat bunga sebesar SUN FR22 ditambah 150-225 basis poin."Pricing FR 22 ditentukan pada akhir periode bookbuilding pada 21 November," kata Stewart Hall, Dirut Bank Permata, di acara publik ekspose obligasi Bank Permata, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (14/11/2006). Obligasi subdebt ini memiliki tenor 10 tahun dengan call options (hak membeli kembali) setelah tahun kelima.Jika subdebt ini tidak ditarik kembali setelah tahun kelima, maka kupon bunganya akan ditambah sebesar 10 persen."Tapi kami akan mengeksekusi call options pada tahun kelima," janji Stewart.Pelaksanaan bookbuilding dilakukan dari 14-21 November, masa penawaran 7-11 Desember dan pencatatan di Bursa Efek Surabaya (BES) 15 Desember 2006.Bertindak sebagai penjamin emisi yang ditunjuk adalah Standard Chartered Securities Indonesia dan wali amanat Bank Niaga.Dana dari hasil emisi obligasi ini akan digunakan untuk ekspansi kredit dan meningkatkan rasio kecukupan modal (CAR) dari posisi saat ini 11,7 persen menjadi 13,5-14 persen.KreditSementara Direktur Bank Permata, Ongki W Dana mengatakan, sampai akhir tahun kemungkinan pertumbuhan kredit akan datar (flat) seperti posisi per September 2006 sebesar Rp 22,2 triliun.Sedangkan untuk tahun depan pertumbuhan kredit diperkirakan naik 15-20 persen. Bank Permata juga akan menurunkan suku bunga pinjaman seiring dengan penurunan BI Rate yang dilakukan BI.
(ir/ir)











































