Arifin Panigoro Janji Bantu Lapindo

Arifin Panigoro Janji Bantu Lapindo

- detikFinance
Selasa, 05 Des 2006 14:56 WIB
Yogyakarta - Pemilik Kelompok Usaha Medco Energi, Arifin Panigoro mengaku serius dan bersungguh-sungguh membantu penyelesaian kasus lumpur Lapindo.Medco melalui Medco E&P, memiliki partisipan di Lapindo Brantas Inc (LBI) sebesar 32 persen. Pemilik utama LBI adalah Lapindo 50 persen (Kelompok Bakrie) dan sisanya 18 persen oleh Santos asal Australia."Saya kira tetap secara penuh dan serius untuk sungguh-sungguh membantu hanya saja untuk membantu akan dibicarakan sesuai aturan yang ada," kata Arifin.Hal itu diungkapkan Arifin, disela-seala acara penyerahan bantuan pembangunan kembali SD Negeri I Gondosuli yang roboh akibat gempa, di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Selasa (5/12/2006).Arifin belum bisa menjelaskan berapa dana yang akan dikeluarkan Medco. Pasalnya, Medco kini sedang berupaya menyelesaikan masalah tanggung jawab Lapindo di Pengadilan Arbitrase Internasional New York."Nanti seluruhnya akan dibicarakan di New York," ujar Arifin, yang dalam acara tersebut didampingi istrinya, Sophan Sopian, Sultan Hamengku Buwono X, dan Bupati Bantul Idman Samawi.Medco mengajukan tuntutan arbritase, karena Lapindo dianggap melanggar Joint Operating Agreement (JOA) tanggal 1 Mei 1992.Isi JOA ini adalah pihak Medco dilepaskan dari kewajiban memberi kontribusi dana ganti rugi ke Lapindo jika terjadi sesuatu, seperti kecelakaan di Sumur Banjar Panji-1. Sementara Medco saat ini dimintai dana tanggungan US$ 14 juta yang dinilai sesuai dengan jumlah partisipannya. Medco sendiri telah mencadangkan (provisi) US$ 14 juta untuk penanggulangan masalah Lapindo. Namun menurut Medco, dana sebesar itu belum final karena pihaknya akan mengacu pada JOA. Sebelumnya, pihak Medco berharap kasus ini tetap diselesaikan diluar arbritase. Sementara pihak Lapindo sendiri telah menunjuk Baker Botts LLP, Firma Hukum yang berkantor pusat di Houston dan berkantor cabang di New York sebagai kuasa hukumnya. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads