Bapepam Akan Periksa Manajemen PGN & Sekuritas Terkait

Bapepam Akan Periksa Manajemen PGN & Sekuritas Terkait

- detikFinance
Senin, 15 Jan 2007 15:43 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan segera memeriksa semua pihak terkait baik itu manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) maupun sekuritas terkait anjloknya harga saham. Pemeriksaan akan intensif dilakukan mulai pekan ini.Demikian disampaikan Ketua Bapepam-LK Fuad A Rahmany di kantornya, Jl Wahidin Raya, Jakarta, Senin (15/1/2007)."Pokoknya dua-duanya, baik emiten maupun nanti broker. Kita mau lihat saja apakah ada hal-hal yang irregularity. Kita akan minta dokumen-dokumen, periksa dan panggil. Kita akan cek lah," ujarnya.Untuk keperluan pemeriksaan, Bapepam akan berkoordinasi dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ). "Pokoknya ini setiap ada hal-hal yang seperti ini, itu kewajiban regulator. Baik BEJ maupun bapepam untuk mencari tahu apa yg terjadi," ujarnya.Fuad merasa senang dengan IHSG yang mulai kembali naik meskipun saham PGN yang berkode PGAS ditutup perdagangannya. Dengan demikian investor masih memiliki keyakinan baik terhadap Indonesia.Bukan karena PGAS? "Ya mudah-mudahan nanti...market mungkin sudah bisa mengisolir. Jangan sampai masalah PGN menjadi contagious atau menular kepada yang lain," imbuhnyaKepercayaan Investor atas Saham PGN Sulit DiperbaikiDitempat terpisah, Dirut Danareksa Lin Che Wei menilai kepercayaan investor terhadap PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tampaknya bakal sulit diperbaiki. Hal itu dikarenakan ekspektasi masyarakat atas PGN sudah terlanjur luntur."Karena pergerakan saham bukan disebabkan oleh pendapatan perusahaan melainkan lebih disebabkan kepada ekspektasi masyarakat atau pasar terhadap perusahaan tersebut," kata Che Wei dalam analyst meeting PGN di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (15/1/2007).Mengenai paparan manajemen PGN, Che Wei mengaku tidak puas. Hal itu dikarenakan manajemen tidak menjelaskan bahwa keterlambatan ini akan berpengaruh terhadap ekspektasi pendapatan pada tahun 2007. "Saya kecewa dengan penjelasan PGN. Penjelasan yang diberikan PGN belum bisa menyelesaikan permasalahan," ujarnya dengan nada kecewa. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads