Koreksi Blue Chip, IHSG Turun 8 Poin
Selasa, 23 Jan 2007 16:20 WIB
Jakarta - Pasar saham dilanda aksi ambil untung saham-saham unggulan. Namun penurunan ini dianggap masih sehat dan lebih karena faktor teknikal.Pada penutupan perdagangan Selasa (23/1/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 8,834 poin (0,49%) pada level 1.808,575.Pengamat saham Edwin Sinaga melihat, penurunan indeks lebih karena konsolidasi teknikal karena harga saham dalam beberapa hari terakhir terus naik."Hal yang sama juga terjadi di bursa regional yang juga mengalami koreksi teknikal yang mempengaruhi bursa dalam negeri," kata Edwin ketika dihubungi detikcom, Selasa (23/1/2007).Edwin memperkirakan penurunan secara teknikal masih akan berlanjut pada Rabu besok (24/1/2007), namun besaran penurunannya lebih rendah. "Sebagai gambaran hari ini penurunan sesi sore lebih rendah dari sesi siang. Tapi masih melihat kondisi regional," katanya. Titik resistance IHSG diprediksi akan berada di 1.817-1.824 dan support di 1.800. Indeks LQ-45 turun 2,624 poin (0,67%) pada level 390,824 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,171 poin (0,7%) pada level 307,289.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 28.523 kali, dengan volume 2,391 miliar unit saham, senilai Rp 2,141 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 50 saham naik, 92 saham turun dan 58 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 15.800, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 10.000, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 6.550, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 5.300 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 5.350. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 500 menjadi Rp 8.850, Bimantara Citra (BMTR) naik Rp 175 menjadi Rp 4.950 dan Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 40 menjadi Rp 1.370.
(ir/ir)











































