Lafarge Mulai Bangun Lagi Pabrik Semen di Aceh
Jumat, 26 Jan 2007 09:45 WIB
Jakarta - Produsen semen asal Prancis, Lafarge memulai pembangunan kembali pabrik semen dan pembangkit listrik di Lhoknga, Aceh yang sempat hancur terkena tsunami. Pabrik semen berkapasitas 1,6 juta ton semen per tahun itu diperkirakan akan selesai dibangun semester kedua tahun 2008."Total investasi yang dilakukan mencapai US$ 150 juta, yang termasuk dengan terminal pengepakan, pabrik semen berkapasitas 1,6 juta ton per tahun serta sebuah pembangkit listrik," kata Presiden Direktur Lafarge Semen Indonesia Marcel Cobuz dalam siaran pers yang diterima detikcom Jumat (26/1/2007).Menurut Marcel pembangunan tersebut dibiayai dengan reinvestasi klaim asuransi, dana pemegang saham dan pinjaman eksternal. Pembangunan pabrik tersebut persis dilakukan dilokasi pabrik lama yang hancur diterjang tsunami tahun 2004 lalu.Lafarge melalui anak perusahaannya PT Semen Andalas Indonesia, Kamis (25/1/2007), juga telah mengoperasikan terminal pengepakan semen dan pelabuhan di Lhoknga. Terminal baru ini dilengkapi dengan dua mesin pengepakan system rotary yang dapat memproduksi hingga 3 ribu ton semen per hari."Dengan kapasitas ini, Lafarge akan dapat menjawab pertumbuhan kebutuhan pasar Aceh," ujarnya.Total investasi pembangunan terminal baru ini sebesar US$ 17 jut
(ard/ir)











































