Pasar Saham Monitor Inflasi
Kamis, 01 Feb 2007 09:52 WIB
Jakarta - Transaksi saham di awal perdagangan hari ini langsung didominasi pembelian selektif saham unggulan. Pelaku pasar akan memonitor keluarnya inflasi Januari. Pada perdagangan saham pukul 09.41 JATS, Kamis (1/2/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah naik 12,354 poin (0,7%) ke level 1.769,520. Rebound saham ini diprediksi akan bergerak terbatas hingga penutupan pasar nanti.Pasalnya, investor masih khawatir terhadap angka inflasi Januari yang akan dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini karena melihat masih tingginya harga beras. Pasar memperkirakan inflasi Januari di kisaran 0,3-1,17 persen.Tertahannya suku bunga The Fed di level 5,25 persen juga memberikan sentimen positif karena akan membuka peluang Bank Indonesia (BI) memangkas BI Rate. Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (31/1/2007), IHSG turun 8.264 poin (0,47%) pada level 1.757,258.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.BNI SecuritiesIHSG melemah setelah berhasil menutup gap 25-26 Januari 2007, namun beberapa support masih menghadang pelemahan lebih lanjut yaitu di 1.752, 1.744, dan 1.735. Pola saat ini masih sideways dalam kisaran 1.735-1.775. Namun, tren turun muncul jika level 1.735 ditembus, dengan target ke 1.700-an.Bhakti SecuritiesRebound-nya indeks pada akhir sesi kemarin mengindikasikan indeks masih berpeluang menguat terbatas menunggu kepastian dari angka inflasi Januari 2007.Namun masih adanya hambatan dari rapat The Fed menjadikan indeks bergerak variatif dengan kecenderungan menguat.
(ir/ir)











































