Saham Telkom Hanyut, IHSG Jeblok
Kamis, 08 Feb 2007 16:27 WIB
Jakarta - Terus hanyutnya saham Telkom yang terbawa dampak banjir membuat indeks saham kembali jeblok signifikan.Pada penutupan perdagangan saham Kamis (8/2/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 13,590 poin (0,77%) pada level 1.751,319.Saham Telkom kembali mengalami tekanan karena perusahaan ini paling terkena dampak banjir, seperti putusnya sejumlah jaringan akibat terendamnya Sentra Telepon Otomat (STO). Untuk sementara Telkom mengumumkan kerugian potensi pendapatan Rp 18 miliar. Saham kelompok Astra juga mengalami tekanan seperti Astra Internasional dan United Tractors karena perkirakan pasar mobil dan alat berat yang ambruk di bulan Februari, akibat masyarakat mengurangi belanja barang tersier di saat banjir.Indeks LQ-45 turun 3,702 poin (0,98%) pada level 373,232 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,264 poin (0,43%) pada level 295,619.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 37.832 kali, dengan volume 3,514 miliar unit saham, senilai Rp 2,673 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 67 saham naik, 85 saham turun dan 46 saham stagnan.Saham-saham yang merosot harganya di top losser antara lain,United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 6.450, Timah (TINS) turun Rp 150 menjadi Rp 7.300, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi p 14.750, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.450, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 9.300 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 1.020. Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer adalah, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 175 menjadi Rp 3.600, Truba Alam Manunggal Engineering (TRUB) naik Rp 60 menjadi Rp 720 dan Indofood Sukses Makmur(INDF) naik Rp 50 menjadi Rp 1.800.
(ir/ir)











































