Merger BEJ-BEJ
6 Konsultan Masih Diseleksi
Sabtu, 10 Feb 2007 11:25 WIB
Jakarta - Terkait rencana merger Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES), 6 konsultan tengah diseleksi. Diharapkan pada akhir Februari, seleksi konsultan bisa rampung."Sekarang sudah ada 6 konsultan yang sedang kami seleksi," jelas Direktur Bursa Efek Surabaya (BES) T. Guntur Pasaribu di kantor Menneg BUMN, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Jumat (9/2/2007) malam. Guntur menjelaskan, dalam proses merger ini akan diambil masing-masing satu konsultan yang akan menangani masalah keuangan yaitu bisnis, keuangan dan pajak, konsultan hukum dan konsultan SDM. Sementara 6 konsultan yang tengah dalam proses seleksi ini adalah konsultan-konsultan di bidang hukum dan keuangan. "Konsultan SDM belum, dan ini sedang kita seleksi. Tapi kita blm bisa sebut namanya," jelasnya. Menurut Guntur, proses seleksi konsultan ini diharapkan akan selesai paling lambat akhir bulan Februari ini. "Keenam konsultan tersebut adalah konsultan-konsultan yang kita sepakati bersama antara BES dan BEJ," katanya.Mengenai proses seleksinya, BES dan BEJ akan melihat scope of work and services yang di buat oleh keenam konsultan itu. "Kemudian fee-nya berapa, juga harus dibuat time table-nya kapan," ujarnya.Guntur menambahkan, BES dan BEJ telah menjelaskan kepada para konsultan tersebut agar tidak melihat tugas ini dari sisi komersialnya saja."Mereka juga harus memberi sumbangsih artinya pekerjaan ini memang cukup strategis mungkin mereka bisa memberikan spesial rate yg kita minta," tambahnya. Dalam proses merger ini, lanjut Guntur, Bapepam bertugas sebagai pembimbing saja. "Mereka berperan sebagai guidence sehingga dapat terpilih konsultan yang terbaik," tandasnya.
(dnl/qom)











































