Harga Minyak Naik, PGN Terpaksa Antre Beli Pipa Gas
Rabu, 21 Feb 2007 13:29 WIB
Banten - Tingginya harga minyak belakangan ini membuat perusahaan harus beralih menggunakan gas ketimbang minyak. Akibatnya, banyak perusahaan yang berburu peralatan untuk gas. Harganya pun langsung melambung.PT Perusahaan Gas Negara (PGN) kena getahnya. Untuk membeli peralatan untuk transmisi gas seperti pipa, kompresor dan lainnya, harus antre. Peralatan pun harus dipesan jauh-jauh hari."Untuk membeli peralatan gas sekarang berebutan, jadi harus antri, sudah harganya naik, dapatnya juga susah," ujar Dirut PGN Sutiko saat berkunjung ke Stasiun Transmisi Gas Bojonegara, Serang, Banten, Rabu (21/2/2007).Dalam kesempatan yang sama Sutikno membantah rumor di pasar beberapa waktu lalu yang menyebutkan tentang terlalu molornya pembangunan proyek komersialisasi pipanisasi Sumatera Selatan-Jawa Barat (SSWJ). Sutikno menegaskan, saat ini PGN sudah berhasil membebaskan tanah untuk transmisi Grisik-Pagar Dewa."Rumor selama ini kurang betul, soal tanah belum terbebas dan pipa belum terpasang, untuk transmisi Grisik pun yang rencananya Juli tanahnya sudah 100 persen dibebaskan," ujarnya.
(ddn/qom)











































