Divestasi PGN Diduga Rugikan Negara Rp 1,3 Triliun

Divestasi PGN Diduga Rugikan Negara Rp 1,3 Triliun

- detikFinance
Rabu, 21 Feb 2007 14:03 WIB
Jakarta - Alih-alih menghasilkan uang, divestasi saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) pada medio Desember 2006 lalu diduga malah menyebabkan kerugian negara hingga Rp 1,3 triliun.Hal tersebut disampaikan oleh Forum Aspirasi Indonesia yang dimotori pengamat pasar modal Yanuar Rizky, Ketua ICW Teten Masduki dan ekonom Faisal Basri dalam konferensi pers di kantor ICW, Jalan Kalibata, Jakarta, Rabu (21/2/2007)."Pada divestasi 5 persen saham PGN 18 Desember, harga saham sengaja diturunkan lebih dulu dari Rp 13.800 menjadi Rp 11.300," ungkap Yanuar sambil membeberkan sejumlah berkas-berkas penting.Hal ini mengindikasikan adanya kesengajaan penurunan harga agar pihak-pihak tertentu diuntungkan. "Istilahnya back door profit," ungkapnya.Dasar dugaan tersebut adalah dengan adanya bukti risalah rapat klarifikasi divestasi saham PGN yang dilakukan oleh kementerian BUMN dengan Danareksa dan Bahana. "Pada saat itu, menurut data yang saya peroleh, CLSA dan Danareksa sengaja menggoreng saham PGN ke bawah. Sementara Bahana Sekuritas yang membentuk harga tersebut ke level 11.300," ungkapnya.Sebagai underwriter, Bahana Sekuritas dan Danareksa justru harusnya menggoreng saham PGN ke atas, bukan ke bawah. Disini memperlihatkan adanya insider trading yang harus segera diperiksa.Yanuar menuding ada oknum pejabat Kementerian BUMN yang menjadi dalang dibalik penurunan harga saham. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads