Bayang-bayang Inflasi di Lantai Bursa
Senin, 26 Feb 2007 08:55 WIB
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini akan masih rawan koreksi. Bayang-bayang inflasi Februari yang diperkirakan lebih tinggi menjadi sentimen negatif di lantai bursa.Pada perdagangan Senin (26/2/2007), IHSG diprediksi masih melemah karena investor belum berani mengakumulasi saham dalam jumlah besar, menanti keluarnya data inflasi Februari pada Kamis 1 Maret 2007.Pelaku pasar memprediksi inflasi Februari bakal lebih tinggi karena bencana banjir bandang di Jabodetabek. Kondisi ini akan membuat Bank Indonesia (BI) tidak meneruskan penurunan suku bunganya.Selain inflasi, investor akan menyoroti RUPS Telkom yang akan membahas sejumlah aksi korporasi dan pergantian direksi.Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu (23/2/2007) IHSG ditutup turun 16,888 poin (0,93%) di level 1791,553. Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesIndeks berhasil bertahan di support 1.790 kendati sempat melemah 23 poin menjadi 1.785 karena kekhawatiran akan data inflasi bulan Januari. Indeks pada hari ini kami perkirakan masih akan melemah dengan kisaran pergerakan antara 1.750-1.805.
(ir/ir)











































