IHSG Terhimpit Bursa Global
Rabu, 14 Mar 2007 09:13 WIB
Jakarta - Pelaku pasar di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) menilai pergerakan indeks saham masih sulit diterka. Pergerakan bursa global dan regional yang tidak jelas membuat investor ragu-ragu.Pada perdagangan saham Rabu (14/3/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan melemah karena aksi ambil untung.Bursa Dow Jones pada penutupan Rabu dini hari anjlok hingga 240 poin yang merupakan penurunan terbesar dalam empat tahun terakhir di posisi 12.075,96, dipicu melemahnya pasar mortgage dan turunnya penjualan ritel.Penurunan bursa wall street juga menular ke pasar saham utama Asia seperti Nikkei. Sementara dari dalam negeri belum ada sentimen positif yang bisa diandalkan pelaku pasar.Pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (13/3/2007), IHSG naik tipis 2,880 poin (0,16%) pada level 1.797,402.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesMendominasinya perdagangan saham lapis kedua pada perdagangan kemarin mengindikasikan pasar masih menunggu sentimen positif dari laporan keuangan tahun 2006 emiten-emiten besar. Indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan masih bergerak variatif dengan kisaran pergerakan di 1.770-1.815.
(ir/ir)











































