Laba Indofood Naik 433%
Kamis, 22 Mar 2007 18:36 WIB
Jakarta - Laba bersih PT Indofood Sukses Mandiri Tbk (INDF) tahun 2006 mencatat kenaikan 433 persen menjadi Rp 661,21 miliar atau Rp 78 per saham. Pada tahun 2005, Indofood mencata laba bersih Rp 124 miliar atau Rp 15 per saham.Hal tersebut disampaikan Dirut PT Indofood Anthony Salim dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Kamis (22/3/2007)."Laba bersih naik karena meningkatnya laba usaha, turunnya beban bunga, tidak adanya beban yang terkait dengan principal only swap serta keuntungan nilai tukar sebagai akibat menguatnya nilai tukar rupiah," ujarnya.Mie instan masih menjadi salah satu andalan Indofood. Penjualan bersih mencapai tingkat tertinggi selama 13 tahun yakni Rp 21,94 triliun atau naik 16,9 persen dari penjualan tahun 2005 sebesar Rp 18,76 triliun."Perusahaan berhasil menerapkan beberapa strategi inisiatif yang diluncurkan tahun 2004, dan mengatasi tantangan yang terjadi selama ini. Kami berhasil memperkuat posisi keuangan dan memantapkan posisi kami sebagai pemimpin pasar," ujarnya.Sumbangan grup konsumen bermerek yang terdiri dari divisi mi instan, bumbu penyedap, makanan ringan dan nutrisi dan makanan khusus terhadap penjualan mencapai 18,6 persen. Grup distribusi 32,3 persen, grup Bogasari 13,6 persen, dan grup minyak goreng dan lemak nabati 8,6 persen.Laba usaha tumbuh 18,8 persen menjadi Rp 1,98 triliun dari Rp 1,66 triliun pada tahun 2005. Marjin laba usaha meningkat menjadi 9 persen dari 8,9 persen di tahun 2005 akibat program efisiensi operasional dan biaya.Untuk mengurangi dampak nilai tukar mata asing dan menghindari beban bunga, Indofood berencana menerbitkan obligasi rupiah seri IV pada kuartal II 2007.
(ddn/qom)











































