Catat Laba Rp 175 Miliar Holcim Tidak Bagi Dividen

Catat Laba Rp 175 Miliar Holcim Tidak Bagi Dividen

- detikFinance
Senin, 02 Apr 2007 19:20 WIB
Jakarta - Perusahaan Semen PT Holcim Indonesia Tbk tidak akan membagikan dividen untuk tahun buku 2006, walaupun sudah mencatat laba sebesar Rp 175,94 miliar. Laba tersebut berarti meningkat tajam dibandingkan kerugian Rp 334,08 miliar yang dicetak perseroan di tahun 2005.Menurut Presiden Direktur Holcim Tim Mackay, perseroan saat ini masih membukukan defisit sehingga belum bisa membagikan dividen."Meskipun tahun 2006 kita membukukan laba bersih, tapi return earning yang dimiliki perusahaan masih berupa return loss, artinya kita masih defisit. Dari defisit itu hasus dipositifkan kembali sehingga baru kita bisa bagikan dividen. Untuk sementara waktu kita bayar nol," kata Tim dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Senin (2/4/2007).Tim juga mengatakan pihaknya masih berusaha mengurangi beban utang perseroan, yang antara lain dilakukan dengan efisiensi energi. Rencananya, tahun ini perseroan akan melakukan konversi energi ke sekam padi. untuk itu Holcim telah menganggarkan dana sebesar US$ 15-20 juta."Melalui konversi ini kami harap bisa melakukan efisiensi yang bisa digunakan untuk mengurangi beban utang tahun ini sebesar US$ 35 juta," ujarnya.Saat ini perseroan memiliki utang senilai US$ 448 juta antara lain sebesar US$ 252 juta kepada pihak ketiga dan sisanya kepada Holcim Switzerland.Meski mencatat laba, dari sisi kinerja Holcim justru menurun. Penjualan bersih perseroan terlihat turun dari Rp 3,017 triliun pada 2005 menjadi Rp 2,993 triliun pada 2006 dan laba kotornya menyusut dari Rp 719,59 miliar menjadi Rp 637,16 miliar.Menurut Tim penurunan kinerja tersebut akibat turunnya permintaan semen domestik dan ketatnya persaingan.Tahun ini Holcim diuntungkan oleh penghasilan lain-lain bersih Rp 234,98 miliar, terutama bersumber dari laba selisih kurs, dibandingkan dengan tahun sebelumnya dimana perseroan harus menanggung beban lain-lain bersih Rp 331,52 miliar. (ard/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads