Sepinya Tamu BEJ Triwulan I
Selasa, 03 Apr 2007 14:05 WIB
Jakarta - Tiga bulan pertama 2007 telah dilewati Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan 'sunyi senyap' tanpa pendatang baru. Belum ada satu pun emiten baru yang menjejakkan kakinya di lantai bursa.Padahal tahun ini otoritas BEJ menargetkan bisa menggaet 25 emiten baru atau dua kali lipat dari realisasi emiten baru tahun 2006 sebanyak 12 perusahaan.Alih-alih akan mendapatkan 'tamu' baru di triwulan I-2007 dengan rencana IPO PT Perdana Karya Tbk, BEJ justru mendapat 'cobaan' dengan kisruhnya penawaran saham perusahaan jasa konstruksi tambang itu.Penjamin emisi Perdana Karya PT Patalian Water Securindo harus mundur karena terkait dengan induk usahanya PT Sarana Perdana Indoglobal (SPI) yang dilaporkan nasabahnya ke polisi. SPI dituduh melakukan penggelapan dana nasabah sebesar Rp 2 triliun. Pemegang saham mayoritas Patalian ternyata pemilik SPI. Padahal nasabah telah menyetorkan dana hingga ratusan miliar rupiah ke Patalian, meski masa penawaran belum resmi dibuka karena pernyataan efektif dari Bapepam belum keluar. Investor mulai panik karena sampai triwulan I-2007 saham Perdana Karya belum juga tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Rencana semula Perdana Karya Perkasa listing 6 Februari. Kasus ini sedikit banyak tentu akan membuat investor takut berinvestasi saham. Padahal BEJ sedang giat-giatnya mencari investor baru untuk mencapai target 2 juta investor di 2008. Menurut Direktur Pencatatan Eddy Sugito BEJ, meskipun triwulan pertama 2007 tidak ada emiten baru, pihaknya belum akan merevisi target emiten."Mudah-mudahan targetnya bisa tercapai, kita sedang cari terus," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (3/4/2007).Eddy justru optimistis pada triwulan II-2007 akan ada emiten baru karena sudah ada dua calon emiten yang siap mencatatkan sahamnya. Keduanya yaitu perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan PT BISI International dan perusahaan transportasi PT Panorama Transportasi Tbk.PT BISI International, kemungkinan menjadi emiten perdana tahun ini yang menargetkan listing di BEJ 21 Mei 2007. Sementara PT Panorama Transportasi menargetkan masa penawaran 23-25 Mei 2007.Menurut Eddy, banyak perusahaan yang menyampaikan keinginannya untuk tercatat di BEJ melalui media massa, selain juga perusahaan BUMN yang memang dijadwalkan melepas saham tahun ini seperti PT Jasa Marga dan PT Wijaya Karya."Kalau Jasa Marga tidak di triwulan ini karena baru mendapat persetujuan dari DPR," ujarnya.Akankah target emiten baru BEJ tahun ini bernasib sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu meleset ?Asal tahu saja, tahun 2006 BEJ menargetkan 20 emiten baru, kemudian direvisi menjadi 15, namun yang terealisasi 12 emiten. Sedangkan tahun 2005 BEJ menurunkan target emitennya dari 30 menjadi 10-15 emiten dan yang terealisasi hanya 8 emiten.
(ard/ir)











































