Perdana Karya Pakai Dua Penjamin Emisi Lama
Rabu, 18 Apr 2007 15:43 WIB
Jakarta - Perusahaan kontraktor tambang batubara asal Kalimantan Timur, PT Perdana Karya Perkasa Tbk tetap akan menggunakan dua penjamin emisi lamanya PT Investindo Nusantara Sekuritas dan PT Danasakti Sekuritas.Sebelumnya keduanya hanya mendampingi PT Patalian Water Securindo yang menjadi lead underwriter (penjamin pelaksana emisi). Patalian mundur karena terkait rusuhnya penawaran saham Perdana Karya sebelum pernyataan efektif dari Bapepam keluar. "Perseroan pada 16 April telah menunjuk PT Investindo Nusantara Sekuritas dan PT Danasakti Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi yang baru," bunyi siaran pers Perdana Karya yang diterima detikFinance, Rabu (18/4/2007).Selanjutnya Perdana Karya juga akan melakukan revisi ulang atas dokumen-dokumen yang telah disampaikan kepada pihak terkait dan akan disesuaikan dengan penjamin pelaksana emisi yang baru.Sebelumnya Perdana Karya Perkasa berencana mencatatkan sahamnya di BEJ 6 Februari lalu namun akhirnya ditunda. Rencana semula perseroan akan melepas 35,2 persen sahamnya atau 220 juta lembar saham dengan kisaran harga Rp 350-450 per saham.IPO Perdana Karya sempat rusuh karena nasabah telah menyetorkan dana hingga ratusan miliar rupiah ke Patalian. Padahal masa penawaran belum resmi dibuka karena pernyataan efektif dari Bapepam belum keluar.Investor mulai panik karena sampai triwulan I-2007 saham Perdana Karya belum juga tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Masalah semakin kisruh ketika induk usaha Patalian yaitu PT Sarana Perdana Indoglobal (SPI) dilaporkan nasabahnya ke polisi atas penggelapan dana nasabah yang dituding melarikan dana investor sebesar Rp 2 triliun. Pemegang saham mayoritas Patalian ternyata pemilik SPI.
(ir/qom)











































