Rupiah Bergerak Aneh
Kamis, 19 Apr 2007 18:15 WIB
Jakarta -
Ditengah menguatnya sejumlah mata uang terhadap dolar AS, nilai tukar rupiah justru merosot. Bank Indonesia (BI) terus menahan gejolak rupiah.Pada perdagangan Kamis (19/4/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah melemah ke level 9.103 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.074 per dolar AS.Analis pasar uang Farial Anwar mengakui, nilai tukar rupiah memang mata uang yang aneh dan pergerakannya anomali. Jika saja mengikuti jejak regional, kata dia, maka rupiah saat ini seharusnya berada di level 8.800-an per dolar AS.Namun menurutnya, BI terus menjaga ketat sehingga pergerakan Rupiah tetap stabil di kisaran 9.000-9.100 per dolar AS.Di Tokyo, dolar AS merosot ke level terendahnya atas yen karena pelaku pasar masih fokus pada spread suku bunga. Para pelaku pasar terus berspekulasi Bank Sentral Jepang (BoJ) akan kembali menaikkan suku bunga.Tercatat dolar melemah ke level 117,81 yen, dari sebelumnya di level 118,66 yen. Sementara euro berada di level 1,3587 dolar, dari sebelumnya di level 1,3607 yen. "Ada spekulasi bahwa Bank of Japan akan kembali menaikkan suku bunga pada Mei. Para pelaku pasar terus melepas dolar. Mereka cenderung melakukan buy back terhadap mata uang regional, termasuk yen," ujar Shigeru Nakane, analis dari Resona Bank seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































