IHSG 2.000, Investor Bersorak
Kamis, 26 Apr 2007 16:27 WIB
Jakarta - Pelaku pasar bersorak dengan meroketnya indeks saham ke level 2.000. Melejitnya bursa global dan regional memberikan berkah kepada pasar saham.Pada penutupan perdagangan Kamis (26/4/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbang 29,362 poin (1,48%) ke level 2.016,033.Sementara pada sesi I perdagangan hari ini IHSG sempat naik 30,058 poin (1,51%) ke level 2.016,729."Kenaikan IHSG mengikuti pergerakan bursa regional dan global, sedangkan dari dalam negeri belum ada sentimen yang kuat," kata Alfiansyah, analis dari Sinarmas Securities ketika dihubungi detikFinance, Kamis (26/4/2007).Menurut Alfian, di pasar saham memang ada siklus saat bursa mengalami kenaikan. "Biasanya bulan April, Mei, Juni itu indeks akan naik karena ada pembagian dividen dan melihat kinerja emiten yang sudah separuh tahun jalan," tutur Alfian.Menurut Alfian seberapa lama posisi IHSG di 2.000 juga sangat tergantung dari bursa regional. "Kalau regionalnya turun biasanya IHSG juga akan turun," katanya.Indeks LQ-45 naik 6,819 poin (1,6%) pada level 432,689 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 7,937 poin (2,32%) pada level 350,201.Transaksi saham berlngsung semarak dengan nilai perdagangan mencapai Rp 5,477 triliun dengan volume 6,946 miliar saham dan frekuensi 61.406 kali. Sebanyak 138 saham naik, 49 saham turun dan 52 saham stagnan.Saham-saham yang berjaya di top gainer antara lain, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 950 menjadi Rp 15.850, Astra Internasional (ASII) naik Rp 450 menjadi Rp 15.450, Telkom (TLKM) naik Rp 300 menjadi Rp 10.800, Indosat (ISAT) naik Rp 250 menjadi Rp 6.750 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 125 menjadi Rp 4.025. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Timah (TINS) turun Rp 200 menjadi Rp 12.700, Bank Internasional Indonesia (BNII) turun Rp 15 menjadi Rp 200 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 1.390.
(ir/ir)











































