Triwulan I-2007
Laba Inco Melesat 426%
Jumat, 04 Mei 2007 15:27 WIB
Jakarta - Perusahaan pertambangan PT International Nickel Indonesia Tbk (Inco) mencatat pertumbuhan laba bersih yang signifikan sebesar 426 persen di triwulan I-2007 menjadi US$ 227,8 juta dibanding periode yang sama tahun lalu US$ 43,3 juta.Laba per saham juga melonjak US$ 0,23 dibanding triwulan I-2006 US$ 0,04 per saham.Meroketnya laba bersih perseroan terutama akibat meningkatnya penjualan perseroan sebesar 146 persen menjadi US$ 446,7 juta dibanding periode triwulan I-2006 sebesar US$ 181,9 juta. Peningkatan tersebut akibat harga jual rata-rata nikel yang naik 161 persen menjadi US$ 29,149 per ton dobanding triwulan I-2006 lalu sebesar US$ 11,136 per ton."Hasil perseroan yang sangat baik pada triwulan I-2007 menggambarkan kondisi pasar nikel yang menarik, kinerja operasi yang kuat dan strategi menejemen dalam menghadapi curah huja yang jauh dibawah rata-rata sejak September 2006 sampai Februari 2007," kata Presdir Indo Arif Siregar dalam siaran pers, Jumat (4/5/2007).Sepanjang triwulan I-2007 perseroan memproduksi 18 ribu ton nikel atau meningkat dibanding triwulan I-2006 sebanyak 17,4 ribu ton. Selama triwulan I-2007 perseroan juga mencatat volume penjualan sebesar 15,3 ribu ton atau lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu 16,3 ribu ton.Arif juga mengatakan untuk memaksimalkan produksi dalam keadaan harga nikel yang tinggi, perseroan akan menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar minyak saat pembangkit tenaga air tidak memadai."Oleh karena itu perseroan memperbaiki target produksi tahun 2007 pada rentang 160-165 juta ton nikel dalam matte. Penambahan pembangkit diesel yang baru diharapkan dapat membantu untuk mencapai target produksi tersebut," ujarnya.
(ard/qom)











































