AS dan Eropa Tujuan Utama Investasi Reksa Dana
Senin, 11 Jun 2007 09:39 WIB
Jakarta - Amerika Serikat (AS) dan Eropa masih merupakan negara-negara tujuan investasi utama reksa dana. Hingga triwulan pertama 2007 aliran reksa dana sebagian besar masih berkutat di dua kawasan ini.Kondisi di triwulan I-2007 ini merupakan kelanjutan dari kinerja triwulan ketiga dan keempat tahun 2006.Demikian hasil survei HSBC yang disampaikan Head of Wealth Management HSBC Bruno Lee dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (11/6/2007). "Amerika Utara menjadi tujuan utama untuk investasi dana saham regional, yakni sebesar 44 persen diikuti oleh Eropa (termasuk Inggris) sebesar 28 persen. Untuk investasi reksa dana pendapatan tetap regional, obligasi AS mengambil bagian terbesar, yakni 85 persen sementara Eropa hanya 10 persen," paparnya.Survei HSBC ini dilakukan terhadap 10 manajer investasi (MI). Pada akhir triwulan I-2007, kesepuluh MI itu menghimpun aset hingga US$ 4,3 triliun, tumbuh 3,07 persen dibanding triwulan sebelumnya. Reksa dana saham memberikan kontribusi terbesar terhadap total aset yang dikelola (40 persen), disusul reksa dana pendapatan tetap (25 persen), reksa dana pasar uang (17 persen), reksa dana campuran (11 persen) dan lainnya (7 persen).Ke-10 MI yang disurvei itu itu adalah AllianceBernstein Investments, Allianz Global Investors, Barring Asset Management, Blackrock Merrill Lynch Investment Managers, Fidelity Investment Management Ltd, Franklin Templeton Investments, HSBC Investments, INVESCO Asset Management, JF Asset Management dan Schroder.Untuk alokasi modal pada triwulan kedua 2007, 10 MI ini menegaskan mereka tetap tertarik terhadap saham di kawasan Cina. "Para MI bertahan pada pandangan yang positif terhadap pasar saham di kawasan Cina," ujar Lee.
(ddn/ir)











































