Divestasi BNI Raup Dana Lebih dari Rp 8 Triliun

Divestasi BNI Raup Dana Lebih dari Rp 8 Triliun

- detikFinance
Senin, 16 Jul 2007 11:38 WIB
Jakarta - Pemerintah optimistis privatisasi BNI yang dilakukan melalui rights issue dan secondary offering bisa meraup dana di atas Rp 8 triliun.Demikian disampaikan Deputi Menneg BUMN Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi Mahmuddin Yasin, ketika membacakan sambutan Menneg BUMN Sofyan Djalil dalam due diligence dan publik ekspose penawaran umum atas kepemilikan saham pemerintah di BNI. Acara berlangsung di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (16/7/2007).Pemerintah optimistis target tersebut akan tercapai mengingat waktu yang tepat dalam pelaksanaan privatisasi yang didukung kondisi makro yang kondusif."Pemerintah optimistis dengan kondisi itu privatisasi BNI cukup besar dan akan di atas Rp 8 triliun," kata Yasin.Kondisi makro yang membaik kata Yasin, ditunjukkan dari inflasi rendah, suku bunga turun dan nilai kurs terhadap dolar yang stabil.Privatisasi ini juga dilaksanakan untuk menambah saham beredar di masyarakat. "Saya kira persepsi investor terhadap privatisasi BNI sangat baik," ujar Yasin.Untuk rights issue BNI, saham yang dilepas 1,992 miliar saham seharga Rp 2.025. Jadwal rights issue dilakukan 30 Juli dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) 13-20 Agustus 2007.Sementara saham yang dilepas dalam secondary offering 3,475 miliar. Terdiri dari 1,5 miliar saham milik negara dan 1,974 miliar saham negara hasil penawaran umum terbatas II. Ada pula tambahan opsi sebanyak 473,895 juta saham.Jadwal book building untuk secondary offering 16-27 Juli, penentuan harga 27 Juli, pernyataan efektif 1 Agustus, masa penawaran 6-8 Agustus dan diperdagangkan di BEJ 13 Agustus 2007. (ir/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads