Investor Makin Panik
IHSG Terperosok di Bawah 2.000
Kamis, 16 Agu 2007 09:42 WIB
Jakarta - Pasar saham makin ditinggalkan investornya. Aksi jual terus berlanjut dan pelaku pasar buru-buru melepas sahamnya meski harus jual rugi atau cut loss.Pada 5 menit pembukaan perdagangan saham pukul 09.35 JATS, Kamis (16/8/2007) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh di bawah 2.000, hingga mencapai 111,689 poin (5,5%) ke level 1.917,394.Panic selling terus terjadi menyusul anjloknya bursa Wall Street yang diikuti bursa Asia lainnya termasuk IHSG.Pelaku pasar memilih meningalkan lantai bursa karena khawatir krisis finansial global akibat kredit perumahan (subprime mortgage) di AS belum juga pulih.Para analis pasar pun angkat tangan tidak lagi bisa memprediksi sampai kapan penurunan saham besar-besaran ini akan terhenti.Transaksi saham mencatat nilai Rp 376,2 miliar. Hanya 3 saham yang naik, 131 saham anjlok dan 4 saham staganan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 500 menjadi Rp 9.150, Telkom (TLKM) turun Rp 450 menjadi Rp 9.700, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 250 menjadi Rp 2.750, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 250 menjadi 5.250 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 80 menjadi Rp 1.710.
(ir/qom)











































