Telkomsel Tunda Penerbitan Obligasi Hingga 2008
Kamis, 16 Agu 2007 11:43 WIB
Jakarta - PT Telkomsel membatalkan rencana penerbitan obligasi pada tahun ini. Anak usaha PT Telkom Tbk itu memundurkan jadwal emisi obligasi hingga tahun 2008."Obligasi mundur tahun depan, karena sekarang kita lagi proses legalisasi karena ada persyaratan yang harus dipenuhi yakni komisaris independen," kata Direktur Utama Telkomsel, Kiskenda Suriahardja di Gedung Telkom, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (16/8/2007).Rencana semula perusahaan seluler itu akan menerbitkan obligasi hingga Rp 2 triliun pada triwulan III-2007. Namun menurut Kiskenda jumlah obligasi yang diterbitkan nantinya bisa di atas Rp 3 triliun."Bisa lebih dari Rp 3 triliun dipakai untuk ekspansi jaringan," katanya.Untuk belanja modal (capex) yang sudah dikeluarkan Telkomsel hingga saat ini sudah mencapai 56 persen dari anggaran US$ 1,5 miliar. Capex itu digunakan untuk peningkatan kualitas jaringan seluler dan jaringan 3G."Capex tahun ini sudah terpenuhi dari pinjaman perbankan seperti dari Bank Mandiri," ujar Kiskenda.Dari jumlah penggunaan capex yang sebesar 56 persen, sebanyak 41 persen diantaranya telah dibelanjakan untuk produk dalam negeri."Antara lain untuk konstruksi menara sudah 100 persen lokal. Biaya marketing 97 persennya lokal. Layanan nilai tambah mulai dari peralatan dan software 3 persen, jadi total sudah 41 persen dibelanjakan ke lokal," tuturnya.Pelanggan Telkomsel saat ini sudah di atas 43 juta. Sedangkan pelanggan 3G yang sudah terdaftar 2,7 juta pelanggan. Dari 2,7 juta pelanggan 3G itu yang sudah memiliki ponsel 3G sebanyak 1,2 juta. Sedangkan dari 1,2 juta pemilik ponsel 3G terdapat 850 ribu pemakai aktif dengan ARPU US$ 20.
(ir/qom)











































