BEJ Masih Lirik Rasuna Epicentrum
Jumat, 24 Agu 2007 11:54 WIB
Jakarta -
Meskipun sudah memutuskan untuk memperpanjang masa sewanya di SCBD, namun Bursa Efek Jakarta (BEJ) masih membuka opsi bagi calon gedung baru, termasuk Rasuna Epicentrum. "Dalam kurun waktu 5 tahun itu, kita juga masih akan mencari lokasi yang terbaik untuk semua pihak," kata Dirut BEJ usai RUPSLB yang digelar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (24/8/2007).RUPSLB hari ini memutuskan untuk memperpanjang sewa di Gedung milik PT First Jakarta International (FJI) di kawasan SCBD itu selama 5 tahun mulai 1 September 2009.FJI telah memberikan diskon harga sewa dari sebelumnya Rp 120.000 per meter persegi per bulan menjadi hanya Rp 30.000. Biaya itu belum termasuk service charge sebesar US$ 6,5 per meter persegi per bulan.Meski sudah mendapat harga murah dari FJI, namun BEJ akan tetap menawarnya. "Kalau bisa lebih murah lagi, kenapa tidak?" jelas Erry.Menurut salah satu AB yang hadir dalam RUPSLB itu, keputusan mengenai kepindahan gedung itu berlangsung cukup alot."Tadi juga ada beberapa yang menolak jika lokasinya di Rasuna Epicentrum," kata Edwin Sinaga, Direktur Finan Corpindo, yang merupakan salah satu AB. Tim kajian gedung juga akan mengkaji mengenai investasi dikantor baru. Kajian tersebut akan disampaikan dalam RUPS selanjutnya.Mengenai pemaparan dari Procon yang merupakan konsultan properti BEJ kemarin malam, Erry mengatakan bahwa mereka tidaklah memberikan rekomendasi. Procon hanya memaparkan plus minus kedua lokasi."Dan itu tidak bisa di-disclose, karena kami tidak ingin ada image tertentu. Itu hanya diberikan kepada AB," tandas Erry.
(qom/qom)










































