Kapitalisasi Holding BUMN Tambang Bisa Capai US$ 10 Miliar
Selasa, 04 Sep 2007 13:17 WIB
Jakarta - Holding BUMN tambang atau Integerated Resources Company (IRC) akan menciptakan kapitalisasi sebesar US$ 10 miliar. Hal itu dikatakan Sekretaris Menneg BUMN Said Didu usai pertemuan intern dengan pejabat kementerian BUMN di Graha Sawala depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (4/9/2007)."Jika memang BUMN tambang seperti Antam, Inalum, Timah, PTBA dan Freeport digabung maka kapitalisasinya bisa sebesar US$ 10 miliar, jadi setara dengan perusahaan tambang dunia," papar Didu.Didu menambahkan, Indonesia yang memiliki wilayah tambang luas sudah seharusnya memiliki perusahaan tambang bertaraf internaisonal."Bahkan jika bisa ditambah Pertamina bisa lebih besar lagi," katanya.Pada kesempatan yang berbeda Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan, pembentukan IRC akan dipercepat."Saya sudah bicara dengan pejabat di kementerian untuk mempercepat ini, kan masalahnya teknis birokrasi saja. Saya berharap sebelum akhir tahun ini sudah terbentuk karena deadline dari konsultan adalah akhir tahun ini," jelas Sofyan.
(ir/qom)











































