IHSG Menguat Tipis, UNVR Lepas Sariwangi dan DEWA Buyback Saham

IHSG Menguat Tipis, UNVR Lepas Sariwangi dan DEWA Buyback Saham

- detikFinance
Kamis, 08 Jan 2026 08:40 WIB
img-alt

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
IHSG Menguat Tipis, UNVR Lepas Sariwangi dan DEWA Buyback Saham
Ilustrasi grafik saham
Jakarta -

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (7/1) dengan kenaikan terbatas 0,13% ke posisi 8.944,81.

Pergerakan indeks cenderung selektif, dengan beberapa saham komoditas menjadi penopang utama. DSSA menguat 5,12%, ANTM melonjak 11,59%, dan AMMN naik 2,90%. Di sisi lain, tekanan terlihat pada BRMS yang turun 4,28%, COIN melemah 11,31%, serta BRPT terkoreksi 3,17%.

Dari sisi transaksi, investor asing masih mencatatkan beli bersih. Di pasar reguler, nilai net buy asing mencapai Rp229,83 miliar, sementara secara keseluruhan di seluruh pasar tercatat beli bersih Rp201,16 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara sektoral, pergerakan pasar belum merata. Hanya lima dari sebelas sektor yang berakhir menguat. Sektor industri menjadi yang paling menonjol dengan kenaikan 2,40%, sedangkan sektor transportasi mencatat penurunan 1,83%.

Berita Emiten

  1. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

UNVR mengumumkan pelepasan bisnis teh "Sariwangi" kepada Savoria Kreasi Rasa, perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Djarum. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,50 triliun dan ditargetkan rampung pada awal Maret.

ADVERTISEMENT

Manajemen menyampaikan bahwa kontribusi Sariwangi terhadap kinerja perseroan relatif kecil, baik dari sisi pendapatan, laba bersih, maupun aset.

Meski demikian, nilai transaksi setara sekitar 45% dari ekuitas UNVR berdasarkan laporan keuangan periode sembilan bulan 2025. Transaksi ini tidak memerlukan persetujuan RUPS sesuai ketentuan yang berlaku.

  1. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

DEWA telah merealisasikan pembelian kembali saham senilai Rp429,99 miliar dengan jumlah 790,69 juta saham pada kisaran harga Rp430 hingga Rp645 per saham.

Realisasi tersebut mencerminkan pemanfaatan sekitar 45,20% dari total dana buyback yang dialokasikan sebesar Rp950 miliar. Sisa dana sekitar Rp520 miliar masih dapat digunakan hingga 19 Februari.

Berdasarkan laporan keuangan semester I 2025, aksi ini turut menurunkan jumlah saham beredar sekitar 1,94% menjadi 39,90 miliar saham.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Tonton juga video "Pasar Modal Menguat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Reli"

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads