Dolar Amerika Serikat (AS) melemah di pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). Mata uang Paman Sam itu bergerak di zona merah pada level 16.800-an.
Mengutip data Bloomberg, dolar AS melemah 3 poin atau sekitar 0,02% ke level Rp 16.862. Adapun pada pembukaan perdagangan, dolar AS sempat berada ke level 16.860.
Pada perdagangan Rabu (14/1) kemarin, diketahui dolar AS ditutup pada level Rp 16.865. Hari ini, dolar AS diperkirakan bergerak pada rentang Rp 16.850 hingga Rp 16.863.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar AS terpantau bergerak melemah terhadap sejumlah mata uang dunia. Terhadap EUR misalnya, melemah 0,04%. Kemudian dolar AS juga melemah 0,07% terhadap mata uang GBP dan mata uang AUD sebesar 0,03%.
Sementara itu, dolar AS juga melemah terhadap mata uang JPY sebesar 0,07%. Hal serupa juga dialami dolar AS terhadap mata uang CHF yang melemah hingga 0,03%. Sementara itu, dolar AS terpantau menguat terhadap mata uang CAD sebesar 0,06%.
Diketahui sebelumnya, pelemahan nilai tukar rupiah terjadi akibat meningkatnya tekanan di pasar keuangan dunia. Adapun sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat berada di level Rp 16.872.
"Tekanan tersebut bersumber dari eskalasi tensi geopolitik, kekhawatiran terhadap independensi bank sentral di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed ke depan, di tengah kebutuhan valuta asing domestik yang meningkat pada awal tahun," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin G. Hutapea, dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
(ahi/ara)










































