Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (28/1). Hingga saat ini, indeks saham masih bergerak di zona merah seiring keluarnya dana investor asing.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (AB) Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy mengatakan aksi jual atau net sell investor asing mencapai Rp 3 triliun saat IHSG melemah di sesi I perdagangan hari ini. Hal ini terjadi karena panic selling akibat turunnya IHSG.
"Di sesi I net outflow dari asing Rp 3 triliun. Which is menurut kita Rp 3 triliun dari Rp 30 triliun, karena posisinya sebenarnya asing juga masih ada beli gitu loh dan cukup banyak belinya. Jadi, kalau impact margin kemungkinan besar begitu," jelas Irvan di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Bos Bursa Ungkap Biang Kerok IHSG Anjlok |
Meski begitu, Irvan menilai dampak melemahnya IHSG tidak menjadi isu bagi investor ritel menyusul adanya margin call atau peringatan dari broker terkait kondisi IHSG hari ini. Ia menilai, investor ritel domestik masih cukup kuat untuk menopang margin perdagangan IHSG hari ini.
"Tapi sejauh ini sih saya pikir harusnya sih nggak ada isu problem dari transaksi margin ya, tapi memang suka tidak suka kemungkinan besar ada for sale, iya. Karena kan ya beberapa saham yang masuk saham margin kan ada yang juga udah lebih dari 7%. Ya kan ada yang 10, ada yang 15 gitu ya. Nah, suka-tidak suka pasti ada kemungkinan besar juga ada for sale," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengatakan transaksi bursa mencapai Rp 31 triliun jika tidak ada pengumuman dari MSCI. Menurutnya, hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap pasar modal domestik.
"Hari ini tanpa adanya MSCI bikin report announcement Rp 31 triliun. Pak Irvan bilang tadi, hari ini yang keluar berapa Rp 3,6 triliun dari Rp 30 triliun. Jadi 90% masih percaya market kita," jelasnya.
Sebagai informasi, IHSG melemah 7,34% ke level 8.321,21 hingga sesi I perdagangan hari ini. IHSG bergerak di zona merah meski sempat menyentuh level tertingginya pada perdagangan sesi I hari ini di level 8.596,17.
Hingga penutupan perdagangan sesi I, IHSG mencatat volume sebanyak 42,81 miliar dengan nilai transaksi Rp 30,05 triliun. Volume transaksi saham hingga saat ini tercatat sebanyak 2.767.308 kali.
Simak juga Video Purbaya soal IHSG Anjlok: Saya 15 Tahun di Pasar, Kita Perbaiki
(ahi/ara)