Danantara Mau Suntik Pasar Modal RI hingga 6 Bulan ke Depan

Danantara Mau Suntik Pasar Modal RI hingga 6 Bulan ke Depan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Minggu, 01 Feb 2026 21:00 WIB
Danantara Mau Suntik Pasar Modal RI hingga 6 Bulan ke Depan
Ilustrasi - Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, memastikan bahwa pihak akan berperan aktif berinvestasi di pasar modal Indonesia. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat bursa saham Tanah Air.

"Kita sudah dari akhir Desember sudah mulai berinvestasi, sudah nambah setiap hari kita investasi, termasuk di tiga hari terakhir di minggu ini kita setiap hari berinvestasi," kata Pandu dalam Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal di Main Hall BEI, Jakarta, Minggu (1/2/2026).

"Ini akan terus, minggu depan pun, Senin, Selasa, Rabu, Kamis kami akan berinvestasi masuk ke pasar modal. Karena menurut kami there is good value di ekonomi Indonesia berjalan dengan baik," ucapnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandu menjelaskan suntikan dana ini dilakukan melalui manajer investasi yang sudah ditunjuk oleh Danantara, sehingga dapat meningkatkan jumlah 'pemain' di pasar modal Garuda. Bahkan menurutnya proses suntik dana ini akan dilakukan hingga enam bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

"Melalui manajer investasi-manajer investasi yang sudah kami tunjuk. Jadi memang strategi awal kita 6 bulan ke depan ini kita melalui manajer investasi. Memang tidak langsung, ini kenapa? Karena kami juga ingin crowd in para pemain yang ada," terangnya.

Namun karena proses investasi ini tidak dilakukan secara langsung, ia tidak bisa merinci saham-saham apa saja yang dibeli Danantara. Namun ia memastikan seluruh saham yang dibeli merupakan perusahaan-perusahaan yang benar-benar berkualitas dan memiliki prospek pertumbuhan yang baik.

"Dari kami kepada manajer-manajer investasi yang kami tunjuk, yaitu tolong dibeli saham yang memiliki good growth, good fundamental, good liquidity. Itu juga sangat penting dan juga make sure it has good cash flow," ujar Pandu.

(kil/kil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads