Investor Ritel Pasar Modal Tembus 21,3 Juta, Sumbang Transaksi Harian Rp 16 T

Investor Ritel Pasar Modal Tembus 21,3 Juta, Sumbang Transaksi Harian Rp 16 T

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 12 Feb 2026 12:17 WIB
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik (kedua kanan).
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik (kedua kanan)./Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor ritel di pasar modal mencapai 21,3 juta. Sejak awal tahun ini saja sudah ada tambahan 1,3 juta investor baru, sementara sepanjang 2025 tambahan investor mencapai 5,4 juta.

Pjs Direktur Utama BEI, JeffreyHendrik mengatakan, sepanjang 2025, rata-rata nilai transaksi harian di BEI berada di level Rp 18,1 triliun per hari. Namun memasuki 2026, rata-rata nilai transaksi harian melonjak tajam menjadi sekitar Rp 32 triliun per hari.

Dari angka Rp 32 triliun per hari tersebut, kontribusi investor ritel mencapai 52%. Artinya, sekitar Rp 16 triliun transaksi harian di pasar saham saat ini berasal dari investor ritel domestik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan sepanjang tahun 2026 ini rata-ratanya sekarang ada di Rp 32 triliun, 52% itu adalah kontribusi retail. Artinya retail melakukan perdagangan sekitar Rp 16 triliun per hari di pasar kita," katanya dalam acara Economic Outlook 2026 di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, investor asing berkontribusi sekitar 30% terhadap total transaksi harian, dan sisanya berasal dari institusi domestik. Artinya investor di pasar saham Indonesia didominasi oleh investor dalam negeri.

"Asing berkontribusi kira-kira 30% dan selebihnya adalah institusi domestik kita," tambah dia.

Selain jumlah investor yang meningkat, nilai aset investor ritel juga disebut tumbuh lebih dari Rp 100 triliun, memperkuat daya beli dari sisi demand.

"Tadi sudah kami sampaikan pertumbuhan investor retail kita itu luar biasa. Aset yang bertumbuh dari sisi retail itu di atas Rp 100 triliun," tutupnya.

Simak juga Video: Pakar Ungkap Cara Selamatkan Investor Ritel di Masa Bersih-bersih Saham Gorengan

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads