Dolar Kembali Dapat Masalah
Jumat, 05 Okt 2007 08:46 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah berpotensi menguat kembali, menyusul terpuruknya kembali dolar di pasar global. Meningkatnya permintaan menjelang libur panjang pekan depan diprediksi tidak terlalu banyak menekan rupiah. Pada perdagangan Jumat (5/10/2007), rupiah dibuka menguat ke level 9.105 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.115 per dolar AS. Sementara dolar AS yang sempat bangkit dari keterpurukannya akhirnya kembali tertekan setelah keluarnya data pesanan pabrik yang lebih rendah dari ekspektasi.Pada perdagangan kemarin di New York, euro kembali menguat ke level 1,4136 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4089 dolar. Dolar juga melemah atas yen di posisi 116,50 yen, dibandingkan sebelumnya di level 116,73 yen. Dolar sebelumnya sempat menguat setelah keluarnya pernyataan dari Gubernur Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet tentang keprihatinan melambatnya perekonomian Eropa. Namun dolar langsung berbalik arah setelah keluarnya data yang menunjukkan pesanan pabrik turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada Agustus.Data itu bisa menambah ekspektasi tentang penurunan suku bunga oleh The Fed menyusul pemotongan yang telah dilakukan sebelumnya.
(qom/qom)











































