Merrill Lynch Rugi US$ 4,5 M akibat Krisis Subprime

Merrill Lynch Rugi US$ 4,5 M akibat Krisis Subprime

- detikFinance
Sabtu, 06 Okt 2007 12:01 WIB
New York - Krisis subprime mortgage terus memakan korban. Setelah Deutsche Bank, Citigroup dan UBS, kini giliran Merrill Lynch yang juga menjadi korban supbrime.Bank investasi tersebut mengaku harus menghapuskan sekitar US$ 4,5 miliar yang berkaitan dengan kredit macet dan surat berharga hipotek. Merrill Lynch juga memperingatkan para investor tentang kemungkinan kerugian yang akan diderita selama kuartal III akibat masalah tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai 50 sen per saham."Saat kondisi pasar yang sangat sulit dan tingkat kesinambungan dislokasi berkepanjangan, kami sangat kecewa dengan performa kami," jelas Stan O'Neal, chairman dan chief executive Merrill Lynch seperti dikutip dari AFP, Sabtu (6/10/2007).Merrill merombak jajaran manajemennya pada pekan ini sebelum membuat pengumuman kerugian itu. Salah satu broker terbaik di Wall Street itu berharap kinerja anak usahanya di luar AS akan mampu menutupi kerugian itu. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads