Emiten milik Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback jumbo. Aksi korporasi ini akan dilakukan setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2026.
Alamtri Resources menyiapkan dana sebesar Rp 4 triliun untuk melakukan buyback. Rencananya, buyback ini dilakukan dalam jangka waktu paling lambat 12 bulan terhitung sejak persetujuan RUPST.
"Keterbukaan Informasi ini disampaikan oleh Perseroan sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan dengan jumlah sebanyakβbanyaknya Rp 4.000.000.000.000," tulis Manajemen Alamtri Resources dikutip dari Keterbukaan Informasi, Kamis (12/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setidaknya terdapat beberapa alasan utama buyback yang akan dilakukan Alamtri Resources. Pertama, buyback dilakukan sebagai cerminan fleksibilitas perseroan untuk melaksanakan aksi korporasi tersebut.
Kedua, rencana buyback diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Dengan begitu, harga saham Alamtri Resources diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan.
"Perseroan berharap dengan dilaksanakannya Pembelian Kembali Saham Perseroan akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham Perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental Perseroan yang sebenarnya," imbuhnya.
Sumber dana yang akan digunakan untuk aksi korporasi ini sepenuhnya berasal dari kas internal Perseroan. Penggunaan dana buyback dipastikan tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan Alamtri Resources secara signifikan.
Tonton juga video "Prabowo Ngobrol Bareng Bos Salim Group hingga Adaro di Hambalang"
(ahi/ara)










































