Dolar AS Tekuk Rupiah ke Rp 17.300, Airlangga: Gejolak Global

Dolar AS Tekuk Rupiah ke Rp 17.300, Airlangga: Gejolak Global

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 23 Apr 2026 12:23 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Foto: Retno Ayuningrum
Jakarta -

Dolar Amerika Serikat (AS) menekan rupiah hingga ke level Rp 17.300 pagi ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah terus memantau pergerakan rupiah.

Airlangga mengatakan pelemahan ini tidak hanya dialami rupiah saja. Menurut Airlangga, pelemahan juga terjadi di kawasan regional.

"Ya kita monitor aja, karena berbagai mata uang di regional juga bergejolak," ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditanya lebih lanjut mengenai penyebab utama ambruknya Rupiah, Airlangga menyebut faktor eksternal sebagai pemicu utama. Menurut Airlangga, kondisi global saat ini tidak menentu.

ADVERTISEMENT

"Ya kan itu lihat gejolak, gejolak global juga. Jadi ya kita monitor saja," jelas Airlangga.

Airlangga juga membenarkan kondisi ini merupakan imbas murni dari faktor eksternal. "Ya (hanya faktor dari eksternal). Nanti kita monitor aja. Karena ini kan nggak bisa kita, setiap hari reaktif," tambah Airlangga.

Pelemahan ini telah melampaui asumsi nilai tukar dalam APBN yang dipatok di angka Rp 16.500 per dolar AS. Namun, Airlangga kembali menegaskan sikapnya untuk tetap memantau situasi sambil mengingatkan kewenangan menjaga stabilitas nilai tukar ada di tangan Bank Indonesia (BI).

"Kita monitor aja dan itu BI tugasnya menjaga," jelas Airlangga.

Berdasarkan data Bloomberg sekitar pukul 09.35 WIB, dolar AS bergerak menguat ke level Rp 17.310. Kemudian mata uang Paman Sam ini sempat bergerak di level Rp 17.297 sekitar pukul 09.55 WIB.

Kemudian saat ini, dolar AS kembali menguat 0,70% ke level 17.302 pukul 10.15 WIB. Adapun pada penutupan perdagangan Rabu (22/4) kemarin, dolar AS berada pada level Rp 17.180.

Tonton juga video "BI Tahan Suku Bunga 4,75% untuk Jaga Rupiah"

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads