Adu Kuat Emiten Sawit TAPG dan DSNG, Mana yang Paling Untung?

Adu Kuat Emiten Sawit TAPG dan DSNG, Mana yang Paling Untung?

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2026 13:12 WIB
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 13.43 waktu Jakarta Automated Trading System (JA
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Sebanyak dua emiten sawit milik konglomerat Theodore Permadi (TP) Rachmat kompak membukukan laba bersih pada kuartal I-2026. Kedua emiten tersebut adalah PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG).

Berdasarkan laporan keuangan keduanya, terdapat perbedaan nasib sepanjang kuartal I-2026. Lantas di antara TAPG dan DSNG, mana yang paling cuan?

Laba TAPG Turun 8%

Berdasarkan laporan keuangannya, TAPG membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 739,7 miliar sepanjang kuartal I-2026. Angka tersebut turun 8,1% dari periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 805,2 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laba perseroan turun sejalan dengan terkoreksinya pendapatan kontrak dengan pelanggan, yakni sebesar Rp 2,4 triliun di kuartal I 2026. Angka tersebut juga turun 4,8% dari Rp 2,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kontribusi pendapatan TAPG sendiri paling besar ditopang oleh produk kelapa sawit dan turunannya, yakni sebesar Rp 2,4 triliun sepanjang kuartal I 2026. Angka tersebut juga turun dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 2,6 triliun. Sementara pendapatan lainnya dikontribusikan dari produk karet dan turunannya sebesar Rp 5,5 miliar.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, TAPG berhasil menekan angka beban pokok penjualan menjadi sebesar Rp 1,6 triliun di kuartal I 2026. Alhasil laba bruto perseroan sepanjang kuartal I 2026 sebesar Rp 856,1 miliar, turun dari Rp 911,7 miliar.

Selanjutnya total aset perseroan tercatat sebesar Rp 5,01 triliun hingga akhir Maret 2026. Sementara posisi liabilitas berada di angka Rp 2,9 triliun dengan ekuitas sebesar Rp 12,4 triliun hingga akhir Maret 2026.

Laba DSNG Tumbuh 16,9%

Lain dari TAPG, emiten sawit TP Rachmat DSNG justru membukukan pertumbuhan laba bersih sepanjang kuartal I 2026. Berdasarkan laporan keuangannya, perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 16,9% menjadi Rp 430,4 miliar, dari Rp 368,1 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

DSNG membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 2,8 triliun sepanjang kuartal I-2026. Angka tersebut juga tercatat naik 7,7% dari periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 2,6 triliun.

Berdasarkan keterangan tertulisnya, pendapatan DSNG ditopang oleh penjualan CPO yang naik 18% meski harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) turun sekitar 3% sepanjang paruh pertama tahun 2026. Di sisi lain, DSNG membukukan beban pokok penjualan yang membengkak menjadi Rp 2,07 triliun dari sebelumnya Rp 1,8 triliun.

Hingga akhir Maret 2026, DSNG membukukan total aset sebesar Rp 17,7 triliun. Adapun posisi liabilitas perseroan ada di angka Rp 5,6 triliun dengan ekuitas sebesar Rp 12 triliun hingga akhir Maret 2026.

Kemudian dari sisi produksi, DSNG berhasil mencatatkan pertumbuhan produksi TBS sebesar 2,7% menjadi 492 ribu ton. Pertumbuhan ini ditopang oleh produksi TBS kebun plasma yang naik 6,2% dan kebun inti yang tumbuh 1,8%.

Kemudian untuk produksi CPO, perseroan juga mencatat pertumbuhan sebesar 2,1% menjadi 141 ribu ton. Kemudian produksi palm kernel juga tumbuh 2,9% menjadi 27 ribu ton, dan palm kernel oil (PKO) tumbuh 5,7% menjadi 8,5 ribut ton sepanjang kuartal I 2026.

"Perseroan menyiapkan berbagai langkah strategis dan penuh kehati-hatian, termasuk program replanting untuk menjaga produktivitas kebun. hingga saat ini, realisasi replanting mencapai sekitar 5.000an hektar," ungkap Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/4/2026).

Lihat juga Video: BRIN Kaji Alih Fungsi Hutan Jadi Kelapa Sawit di Sumatera

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads