Joki Saham Banjiri Penawaran Sat Nusapersada

Joki Saham Banjiri Penawaran Sat Nusapersada

- detikFinance
Rabu, 31 Okt 2007 11:22 WIB
Jakarta - Joki saham yang menjual jasa antrean pembelian saham IPO kini jadi incaran warga. Penawaran saham ritel PT Sat Nusapersada Tbk pun diserbu jasa joki saham.Investor ritel yang enggan antre biasanya mengandalkan jasa joki saham untuk mengambil formulir pemesanan.Penawaran saham ritel PT Sat Nusapersada dibuka sejak 31 Oktober 2007 sampai 2 November 2007.Penawaran saham perusahaan komponen elektronik itu digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta sejak pukul 09.00-15.00 WIB. Dirut PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin mengatakan jatah saham untuk investor ritel sebesar 30% dari total saham yang ditawarkan.Abidin melihat animo masyarakat yang tinggi karena sudah mengantre sejak pukul 05.00 WIB, Rabu (31/10/2007)."Kita optimistis bisa terserap semua karena melihat respons pembeli ritel yang cukup tinggi," kata Abidin.Dari pantauan detikFinance, pembeli saham Sat Nusapersada banyak memakai jasa joki saham.Joki saham yang kini selalu rajin mendatangi penawaran saham perdana mengaku telah datang sejak pukul 06.00 WIB."Takut kehabisan," kata seorang joki perempuan yang datang dari Depok dengan dua anaknya.Susana cukup gaduh karena para joki saham itu agak susah diatur. Terlihat para joki saling dorong dan berteriak-teriak hu hu karena panjangnya antrean. Antrean joki mencapai 10 meter yang dibagi dalam 4 barisan.Joki saham berbaris diluar pintu masuk Tennis Indoor Senayan menunggu giliran. Saking membludaknya para joki saham, terlihat 5 aparat polisi berjaga-jaga. Joki saham rata-rata mendapat upah Rp 20-50 ribu per formulir.Proses pemesanan saham ritel dimulai dari pengmabilan formulir kemudian petugas akan mengecek data si pembeli.Untuk pencatatan saham di BEJ, menurut Abidin akan dilakukan 8 November 2007. Sat Nusapersada melepas saham perdananya sebesar Rp 580 per saham. Perseroan menawarkan 531.388.000 saham atau 30 persen dari jumlah saham. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads