Semen Gresik Perkuat Ekspor
Jumat, 02 Nov 2007 14:24 WIB
Jakarta - Produsen semen PT Semen Gresik Tbk akan memperkuat posisinya di pasar Afrika, Timur Tengah dan Asia Selatan seiring dengan ekspansi perseroan membangun pabrik baru senilai US$ 1,2-1,5 triliun.Demikian disampaikan Dirut Semen Gresik Dwi Soetjipto di sela-sela penandatangan strategic partnership for cash and treasury management dengan Citibank di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (2/11/2007)."Kita akan masuk ke wilayah yang pasar semennya masih minus seperti Afrika, Timur Tengah dan Asia Selatan. Sekarang masih dalam tahap penjajakan, namun dari 10% porsi ekspor kita yang sekarang sudah ke wilayah-wilayah tadi. Kita akan perkuat pasar disana," ujarnya.Dwi menambahkan porsi peningkatan ekspor ke wilayah-wilayah tersebut masih dalam penghitungan perseroan. Meski menguatkan penjualan ekspor, menurutnya, kedepan Semen Gresik masih akan mendahulukan pemenuhan kebutuhan semen domestik."Posisi ekspor tergantung dari kebutuhan domestik. Untuk itu kita sekarang sedang mempersiapkan diri dengan meningkatkan pola kerja dengan tiga hal revenue management, cost management dan investment management. Setelah itu baru kita bisa bermain lebih luas lagi dipasar global," kata Dwi.Saat ini ekspor Semen Gresik dilakukan melalui anak usahanya PT Semen Padang. Jumlah semen yang diekspor mencapai 1,5 juta ton per tahunnya. "Tahun depan kita harap bisa menambah 300 ribu ton lagi per tahunnya untuk ekspor. Semen Padang memiliki harga jual yang bagus untuk ekspor. Itulah alasannya ekspor kita saat ini pada Semen Padang," kata Dwi.Rencananya ekspansi pabrik baru SMGR sudah selesai dan beroperasi pada 2010. Untuk tahap pertama ekspansi dilakukan dengan peningkatan produksi pabrik Tuban menjadi."Fokus tahap pertama di Tuban yaitu upgrade dan pembangunan pabrik baru di Tuban. Saat ini kapasitas Tuban 7,9 juta ton per tahun, tahun depan diharapkan menjadi 8,3 juta ton," imbuh Dwi.
(ard/ir)











































