Dolar Terpuruk, Rupiah Joss

Dolar Terpuruk, Rupiah Joss

- detikFinance
Rabu, 07 Nov 2007 08:46 WIB
Jakarta - Bertahannya BI Rate di level 8,25% membawa sentimen positif bagi rupiah. Mata uang ini kembali melesat, mengikuti penguatan mata uang regional lainnya.Pada perdagangan Rabu (7/11/2007), rupiah dibuka menguat pada level 9.108/9.115 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.120 per dolar AS.Dolar AS kembali mencatat rekor terendahnya atas euro. Tekanan jual atas dolar semakin menghebat setelah para investor semakin mencemaskan pelemahan sektor perumahan AS yang bisa meremukkan belanja konsumen. Pada akhirnya hal itu bisa membawa pelemahan perekonomian AS.Pada perdagangan kemarin di New York, euro kembali menembus rekor tertingginya di 1,455 dolar, dari sebelumnya di 1,4464 dolar. Euro sempat mencatat rekor tertingginya di 1,4570 dolar.Euro juga menguat tajam atas yen ke posisi 166,57 yen, dari sebelumnya di level 165,60 yen.Namun dolar berhasil menangkis serangan dari yen dan menguat tipis ke level 114,53, dari sebelumnya di 114,49 yen.Aksi jual atas dolar kembali menghembat karena para pialang kembali berspekulasi Bank Sentral AS akan kembali menurunkan suku bunga dalam pertemuannya awal Desember mendatang. Penurunan suku bunga diperlukan ditengah carut marutnya kasus kredit sektor perumahan AS. "Masalah terbesar masih pada valuasi kerugian yang berhubungan dengan subprime dan dampaknya pada perekonomian. Fakta bahwa masalah ini bersumber di AS, menyusul pengumuman kerugian dari bank-bank AS, berarti bahwa dolar gagal memberikan keuntungan," ujar analis dari Calyon, Mitul Kotecha seperti dikutip dari AFP. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads