Jasa Marga Terseok-seok Melawan Merahnya Bursa Regional

Jasa Marga Terseok-seok Melawan Merahnya Bursa Regional

- detikFinance
Senin, 12 Nov 2007 09:40 WIB
Jakarta - Pencatatan saham perdana PT Jasa Marga Tbk benar-benar kurang beruntung karena harus berjuang keras melawan anjloknya bursa regional dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS, Senin (12/11/2007) saham Jasa Marga yang dibuka Rp 1.700 tertatih-tatih menggapai level tertinggi di hari pertamanya.Saham Jasa Marga bergerak volatile di Rp 1.700-1.800 atau dengan kata lain kenaikannya paling besar hanya 5,8%. Sementara IHSG pukul 09.40 JATS meluncur 32,361 poin (1,2%) ke posisi 2.675,306.Saham Jasa Marga nangkring di papan utama Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan jumlah saham yang dicatatkan seluruhnya mencapai 6,8 miliar saham.Saham itu terdiri dari 1 saham seri A Dwiwarna, 4,759 miliar saham negara atas nama saham seri B dan 2,040 miliar saham biasa seri B dari hasil penawaran umum (IPO) atau setara dengan 30%.Jasa Marga memakai kode perdagangan saham JSMR dengan nilai nominal saham Rp 500 dan harga penawaran Rp 1.700 per saham.Bertindak sebegai penjamin pelaksana emisi adalah PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.Setelah IPO, maka saham pemerintah di BUMN tol itu tersisa sebesar 70% dan 30% lagi dimiliki publik.Rencananya, dana hasil IPO ini sekitar 90% akan digunakan untuk penyertaan saham di anak perusahaan pada ruas jalan tol Bogor Ring Road, Gempol-Pasuruan, Semarang-Solo, JORR W2 Utara dan ruas-ruas jalan tol lain yang mungkin akan diperoleh dalam waktu dekat.Sementara 10% sisanya akan digunakan untuk peningkatan kapasitas ruas jalan tol yang beroperasi.Sampai semester I-2007 Jasa Marga mencatat pendapatan usaha naik 5,2% menjadi Rp 1,165 triliun dan laba bersih naik 65,5% menjadi Rp 72,6 miliar. Jasa Marga akan menjadi emiten baru ke-16 yang masuk ke BEJ tahun ini. Emiten sebelumnya yang sudah lebih dulu tercatat adalah: 1. PT BISI International Tbk (BISI)2. PT Panorama Transportasi Tbk (WEHA)3. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)4. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO)5. PT Media Citra Nusantara Tbk (MNCN)6. PT Bank Multicor Tbk (MCOR)7. PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK)8. PT Laguna Cipta Griya Tbk (LCGP)9. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)10. PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA)11. PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA)12. PT Wijaya Karya Tbk (Wika)13. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)14. PT Ciputra Property Tbk (CTRP)15. PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads